BIMBEL SOSHUM 3.1

Bimbel Soshum UI

Kurikulum Merdeka Sebagai Inovasi Pendidikan Modern

Kurikulum Merdeka Sebagai Inovasi Pendidikan Modern

Kurikulum Merdeka Sebagai Inovasi Pendidikan Modern. WA 083825104592. Kurikulum Merdeka menjadi sorotan utama dalam pendidikan saat ini. Kurikulum ini menawarkan pendekatan baru yang bertujuan untuk memberikan kebebasan dan fleksibilitas dalam proses pembelajaran. Mari telusuri lebih lanjut tentang Kurikulum Merdeka dan beberapa perubahan yang dilakukan.

Kurikulum Merdeka, Kurikulum Yang Memberikan Kebebasan

Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum yang memberikan kebebasan kepada sekolah untuk mengembangkan kurikulum sesuai dengan kondisi sekolah. Selain itu juga kebebasan untuk menentukan metode pengajaran dan penilaian.
Meskipun memberikan kebebasan kepada sekolah dalam mengembangkan kurikulum sendiri dapat membuka peluang untuk inovasi dalam pendidikan, namun penting untuk memperhatikan bahwa kebebasan tersebut juga harus diiringi dengan tanggung jawab. Sekolah yang diberikan kebebasan dalam mengembangkan kurikulum diharapkan tetap memperhatikan pedoman dan prinsip pendidikan yang ditetapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

https://www.youtube.com/shorts/n_3zTJIMH88

Perbedaan Kurikulum Merdeka Sebagai Inovasi Pendidikan Modern dengan Kurikulum Sebelumnya

Berikut adalah perbedaannya :
a. Kurikulum Merdeka mendorong keterlibatan aktif sekolah dalam mengembangkan kurikulum sendiri sementara kurikulum sebelumnya bersifat sentralistik tanpa banyak keterlibatan sekolah.
b. Kurikulum Merdeka menekankan pada kebutuhan dan karakteristik siswa serta kondisi lingkungan sekolah sementara kurikulum sebelumnya bersifat umum dan tidak mengakomodasi kebutuhan sekolah dan siswa dengan baik. ( Baca juga : Bimbel Online Gratis Berkualitas dan Terpercaya ).
c. Kurikulum Merdeka melibatkan kolaborasi antara pengajar, tim pengembang kurikulum sekolah, dan sumber daya eksternal seperti Pusat Penilaian Pendidikan dalam hal pembuatan soal ujian. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa soal ujian yang disusun relevan, bermakna, dan sesuai dengan kebutuhan siswa dan pedoman penilaian yang berlaku. Pada kurikulum sebelumnya yang lebih terpusat dan terstandarisasi, pembuatan soal ujian umumnya dilakukan oleh pihak yang ditunjuk oleh pemerintah atau lembaga pendidikan yang berwenang. Biasanya, soal ujian disusun oleh tim ahli atau panitia yang memiliki kualifikasi dan pengalaman dalam bidang pendidikan dan penilaian.
d. Kurikulum Merdeka mendorong inovasi dan kreativitas dalam pendidikan sementara kurikulum sebelumnya cenderung lebih kaku dan kurang responsif terhadap perkembangan terkini.
e. Kurikulum Merdeka cenderung lebih menekankan pada pembelajaran yang relevan dengan konteks kehidupan siswa, lingkungan sekitar sekolah. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan keterkaitan antara materi pelajaran dengan kehidupan nyata siswa sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna dan aplikatif.
f. Dalam Kurikulum Merdeka, peran pengajar lebih ditekankan sebagai fasilitator pembelajaran yang memberikan dukungan sesuai dengan kebutuhan siswa sehingga lebih efektif.

Kurikulum Merdeka, Inovasi Pendidikan, Bimbel Online, Bimbel Terdekat, Bimbel Gratis, Soal Ujian,

Contoh Penerapan Kurikulum Merdeka Yang Berlaku :

a. Sekolah dapat mengidentifikasi minat dan kebutuhan siswa lalu menyesuaikan kurikulum dengan menambahkan materi pelajaran yang relevan dan menarik bagi siswa. Misalnya, jika siswa tertarik pada seni dan musik, sekolah dapat menambahkan program seni dan musik yang lebih beragam dan menarik.
b. Sekolah dapat memilih metode pengajaran yang paling efektif dan sesuai dengan kebutuhan siswa di sekolah tersebut. Misalnya, jika sebagian besar siswa lebih responsif terhadap pembelajaran aktif dan kolaboratif, sekolah dapat mengadopsi metode pembelajaran berbasis proyek atau diskusi kelompok.
d. Sekolah diberikan kebebasan untuk menentukan format ujian yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa mereka. Misalnya, selain ujian tertulis, sekolah dapat menggunakan metode penilaian lain seperti ujian lisan, ujian praktik, atau proyek kolaboratif.
e. Sekolah dapat menyesuaikan soal ujian dengan materi pelajaran yang telah diajarkan dan kemampuan siswa di kelas. Hal ini memungkinkan sekolah untuk mengembangkan soal ujian yang lebih relevan dan bermakna bagi siswa, serta dapat mengukur pemahaman mereka secara lebih holistik.
f. Sekolah dapat menentukan waktu dan lokasi pelaksanaan ujian yang sesuai dengan jadwal dan kondisi sekolah mereka. Hal ini memungkinkan sekolah untuk mengatur jadwal ujian yang tidak bertumpang tindih dengan kegiatan lain di sekolah, serta memastikan kondisi ujian yang nyaman dan kondusif bagi siswa.

Pembuatan Soal Ujian Dalam Kurikulum Merdeka :

a. Pengajar yang mengajar mata pelajaran yang diuji dapat bertanggung jawab dalam pembuatan soal ujian. Mereka memiliki pengetahuan mendalam tentang materi pelajaran yang telah diajarkan dan dapat merancang soal ujian yang relevan dan sesuai dengan kurikulum yang diterapkan di sekolah.
b. Sekolah dapat membentuk tim pengembang kurikulum yang terdiri dari para pengajar dan staf pendidikan lainnya untuk merancang soal ujian. Tim ini dapat bekerja sama dalam menyusun soal ujian yang mencakup berbagai aspek materi pelajaran dan memastikan kualitas soal ujian yang dibuat.
c. Sekolah juga dapat menggunakan bank soal yang disediakan oleh Pusat Penilaian Pendidikan atau lembaga serupa untuk mendapatkan soal ujian yang telah disusun dan diverifikasi oleh ahli pendidikan. Hal ini dapat membantu sekolah dalam memperoleh soal ujian yang berkualitas dan sesuai dengan standar penilaian yang berlaku.

Kesimpulan :

Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum yang memberikan kebebasan kepada sekolah dan untuk mengembangkan kurikulum, menentukan metode pengajaran dan penilaian sesuai dengan kebutuhan sekolah. Tujuannya adalah membuka peluang untuk variasi dan inovasi dalam pendidikan. Namun demikian sekolah yang diberikan kebebasan juga diharapkan tetap memperhatikan pedoman dan prinsip pendidikan yang ditetapkan pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pembuatan soal ujian dalam Kurikulum Merdeka dapat melibatkan kolaborasi antara pengajar, tim pengembang kurikulum sekolah, dan sumber daya eksternal seperti Pusat Penilaian Pendidikan sehingga soal ujian yang disusun relevan, bermakna, dan sesuai dengan kebutuhan siswa dan pedoman penilaian yang berlaku. Untuk mengetahui bentuk soal ujian dapat membuka www.bimbelsoshumui.com dan daftar segera.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top